$show=home

WHAT'S TRENDING NOW?$type=grid$count=3$ct=0$rm=0$sn=0$color=#fc1049$va=0$show=home$mt=0$hide=mobile

"Aspek Politik KLB Difteri Indonesia"

(*) Dokter anak, kepala Divisi Penyakit Infeksi dan Tropis Anak FK Unair/RSUD dr Soetomo Surabaya, anggota Komisi Ahli Difteri Nasional)

Dalam sebulan terakhir Indonesia dihebohkan berita tingginya angka kejadian difteri di banyak provinsi, termasuk di Jawa Timur (Jatim). Sedikitnya ada 20 provinsi yang tercatat mempunyai kasus difteri dalam jumlah cukup besar. Pemerintah RI bertindak cepat dengan menyatakan kesiapsiagaan menghadapi kejadian luar biasa (KLB) tersebut.

Selain aspek medis teknis, KLB difteri memunculkan beberapa aspek politik yang menarik untuk disimak. Pertama, kejadian KLB difteri disebabkan faktor utama angka cakupan imunisasi yang rendah. Hal itu sangat ditopang perubahan kebijakan imunisasi setelah era desentralisasi.

Semula semua kebijakan imunisasi diputuskan di Jakarta dan dijalankan di seluruh Indonesia dengan pengendalian kuat dari pusat. Boleh dibilang, daerah tingkat I dan II hanya menjadi pelaksana. Sejak desentralisasi, pola tersebut berubah dramatis. Jakarta tidak lagi punya kekuasaan untuk mendikte daerah dan penentu utama pelaksanaan program imunisasi adalah kepala daerah tingkat II.

Masalahnya, tidak semua bupati atau wali kota menyatakan dukungan untuk kegiatan imunisasi melalui perencanaan konkret dengan dukungan dana APBD. Sebagian terkesan enggan dengan memberikan anggaran yang minim sekalipun jenis dan jumlah kegiatan tertulis dalam perencanaannya cukup banyak. Alhasil, di banyak kabupaten/kota cakupan imunisasi merosot secara bertahap dan pasti.

Dalam kongres dunia infeksi anak pada awal Desember 2017, kita bahkan dinilai pengamat internasional sebagai negara dengan cakupan yang tergolong paling rendah di dunia. Dalam pengamatan penulis, baru kali pertama ini ada pernyataan terbuka yang negatif mengenai imunisasi di negara kita dalam forum internasional.

Kedua, selama ini imunisasi di Indonesia dipandang relatif berhasil. Sebab, selama setidaknya satu dekade terakhir, angka laporan resmi yang terpampang di situs WHO selalu tinggi. Cakupan DPT3 Indonesia tidak pernah di bawah 90 persen. Sekalipun demikian, banyak orang merasa curiga dan sulit memercayai laporan resmi tersebut. Jika cakupan itu benar, kasus penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi akan menurun tajam. Faktanya, jumlah penyakit tersebut relatif tidak berkurang dan stabil dalam jumlah yang cukup besar.

Di luar difteri, peningkatan kasus campak di seluruh Jatim terjadi pada sepanjang 2016–2017. Tekanan politik penguasa daerah membuat anak buah selalu melaporkan angka yang baik yang tidak sesuai dengan situasi yang sebenarnya. Sudah tentu angka palsu itu merugikan karena membuat perencanaan menjadi keliru.

Ketiga, khusus di Jatim terdapat perbedaan yang besar dalam hal angka kejadian difteri beserta cakupan imunisasi antara daerah di wilayah yang secara tradisional dikenal sebagai ”tapal kuda” dan wilayah Jatim lainnya. Peran faktor sosial budaya masyarakat sangat kental. Pendekatan yang dipakai untuk peningkatan program sangat perlu memperhatikan kekhususan daerah ini. Faktor pendidikan, keadaan ekonomi, agama, budaya, serta politik kekuasaan di daerah ”tapal kuda” tersebut berperan besar dalam terpuruknya berbagai program kesehatan, termasuk imunisasi difteri. Ada sinyalemen bahwa di daerah itu peran tokoh masyarakat jauh lebih penting daripada kepala pemerintahan formal sehingga izin pelaksanaan kegiatan juga perlu mendapat restu mereka.

Keempat, situasi politik Indonesia yang relatif panas sejak pilpres lalu akan menggoreng semua isu yang muncul untuk kepentingan hingga tahun 2019. KLB difteri tidak lepas dari hal tersebut. Beberapa tudingan langsung diarahkan kepada pemerintah saat ini. Jika dianalisis lebih dalam, peningkatan kasus difteri, seperti yang dialami Jatim, telah terlihat sejak 2011 ketika gubernur Jatim menyatakan status KLB.

Selama 6–7 tahun terakhir kerja keras berbagai pihak berhasil menurunkan angka kejadian tersebut hingga sekitar sepertiga angka puncak tahun 2012. Namun, angka itu belum sesuai dengan harapan. Dengan demikian, KLB kali ini bukan kejadian mendadak. Ini adalah akumulasi berbagai hal selama periode yang cukup panjang. Tidak adil menilai persoalan kali ini sebagai hanya tanggung jawab pemerintahan Presiden Jokowi.

Kelima, Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games dalam waktu beberapa bulan mendatang. Sejarah mencatat, berbagai kejadian besar terganggu oleh wabah penyakit. Di masa lalu, penyakit SARS dan flu burung membuat penundaan dan pembatalan banyak kegiatan di berbagai negara. Asian Games Indonesia kali ini juga tidak luput dari sorotan. Kenyataan bahwa penyakit difteri telah musnah dari beberapa negara maju di Asia akan membuat kontingen olahraga negara tersebut berpikir ulang untuk datang, kecuali jika ada jaminan dari pihak penyelenggara yang notabene adalah pemerintah kita.

Gerak cepat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaksanakan outbreak response immunization (ORI) sangat penting karena meredakan KLB tidak dapat dilakukan dengan seketika. Rusia yang tercatat sebagai negara dengan wabah difteri di era modern terbesar di dunia pada 1990-an memerlukan waktu delapan tahun untuk menuntaskan persoalannya. Fokus utama antisipasi tahap awal Kemenkes adalah beberapa provinsi yang akan dipakai sebagai ajang pesta olahraga Asia tersebut. Itu sebabnya, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten didahulukan dalam ORI kali ini. Jatim yang justru mempunyai kasus terbanyak selama enam tahun terakhir akan mendapat giliran di putaran berikutnya.

Keenam, sebagaimana juga terjadi pada isu besar lain, KLB difteri telah dijadikan panggung oleh segelintir orang untuk tampil sekalipun yang bersangkutan sebelum KLB ini tidak pernah terdengar kiprah dan sepak terjangnya di bidang difteri. Analisis di media massa kemudian bermunculan yang ironisnya justru menenggelamkan para pelaku bidang kesehatan ”asli” yang selama ini telah berjuang mengatasi persoalan difteri. Panggung politik bagi individu itu mungkin saja dicurigai sebagian pihak punya agenda tersembunyi lain.

Ketujuh, sekalipun jumlah kasus sudah sangat meningkat di beberapa provinsi dan kabupaten/kota, belum terdengar ada kepala daerah yang menyatakan secara resmi KLB di wilayahnya. Pernyataan resmi perlu dibuat secara tertulis dan diumumkan. Konsekuensi membuat pernyataan KLB ialah menanggung semua pembiayaan dan tidak membebani masyarakat.

Bukan hanya itu, pernyataan politik akan membuat kredibilitas kepemimpinan dipertaruhkan. Tanggung jawab tersebut membuat para pemimpin daerah tidak berani mengeluarkan maklumat resmi hingga sekarang. Untuk difteri, hanya gubernur Jatim pada 2011 yang telah menyatakan secara resmi. Status KLB itu telah dicabut secara resmi pula pada medio 2013.

Masih diperlukan beberapa bulan ke depan untuk memberikan penilaian apakah kita dapat berhasil menyelesaikan salah satu episode buruk dalam dunia kesehatan Indonesia tersebut. Jika semua pihak saling mendukung memainkan orkestra yang kompak, niscayalah upaya itu akan berhasil dengan lebih cepat. Antisipasi terhadap berbagai efek, termasuk dari unsur politik, selama KLB tentu merupakan pekerjaan rumah untuk para stakeholder. (*)

Comments

Name

#EksposeSosmed,16,#HappyKAIDay,1,18+,45,1965,1,2017,1,212,11,4play,1,Abdul Rozak,1,Aceh,1,Adolf Hitler,1,Adriansyah Martin,1,afghanistan,3,Ahmad dani,1,Ahok,16,Ahok Bebas,1,Ahok Cerai,3,Air Kencing Onta.Minum Air Kencing,2,Air mata,1,Air Minum,1,Aksi Heroik,1,Alaska,1,alexis,8,Aliran dana,1,Aliran Kepercayaan,5,Aliran Sesat,1,Alkohol,1,Allahuakbar,10,Almaidah 51,1,Alquran,1,Alumni 212,7,Amerika,32,Amien Rais,7,Amnesty,1,Anak,1,Anak Haram,1,Anak SMP,1,Anak-anak,1,Anies Baswedan,55,Anies-sandi,27,Anjing,1,Annisa Bahar,1,antibiotik,1,Apartemen Miring,1,APBD,3,APBN,5,Apec,1,Aplikasi,3,Apple,1,Arab Saudi,16,Arya Bima,1,asean,1,Asmat Papua,1,Asusila,19,Atheist,11,Auditor BPK,2,Australia,1,Austria,1,Ayu Ting-ting,2,Babi Kutil,1,Babi Pelukis,1,Bahasa Tubuh,1,Bakpao,6,Bakti Sosial,1,Bali,3,Bangladesh,2,Banjir,1,Banjir Jakarta,9,Bank Indonesia,2,Bantaran Kali,1,Bantuan Dana,1,Banyak Suami,1,Barack Obama,2,Barang-barang Mewah,1,Batavia 1941,1,Becak,3,Bekasi,1,Belanda,2,Belgia,1,BEM UI,3,Benjamin Netanyahu,1,Beras,1,Beras impor,2,Berat Badan,1,Bercerai Di Penjara,1,Berenang,1,Berita hoax,1,Bhineka Tunggal Ika,1,Bibir Pecah,1,Bintang Porno,2,Bioskop,2,Bisnis,1,Bisnis Online,2,Bitcoin,3,Blogger,1,Blok Mahakam,1,BMKG,1,BNN,1,Boikot AS,1,Boikot Facebook,2,Bollywood,1,Bom Meledak,2,Borubudur,1,Bosscha,1,Box Office,1,BPJS,1,Bu Dendy,1,Budaya,75,Buddha,1,Buka-bukaan,1,Bukit Duri,1,Buku Pelajaran,1,Buleleng,1,Bulog,2,Bumi Datar,2,Bunda Maria,1,Buni Yani,2,Bupati Talaud,2,Burqa,1,Bursa Efek Indonesia,1,Buruh,3,Cacat Hukum,1,cadar,1,Cak Imin,1,Candi Borubudur,2,cantrang,1,Capres,8,Caracal,1,Celana Panjang,1,Cemburu,1,cerai,2,Ceramah Batal,1,Ceramah Politik,1,Cheng Ho,1,China,3,Chocolicious.,1,Cicak,1,Ciliwung,1,Ciri-ciri hoax,2,Coklat radikal,1,Crane Ambruk,2,Cristiano Ronaldo,2,Crystalmeth,1,Daging Babi,2,Daging Hewan,1,Dana Desa,1,Dana Parpol,1,Darah,4,Davinci,1,Demo Supir Angkot,1,DEMOKRAT,1,Depok,1,Dewi Persik,2,Diet,1,Difabel,1,Dilan 1990,1,Dimodalin Usaha,3,Dinosaur,1,DIPA,1,Diplomatik,2,Dipo Latief,1,Diskotek,2,Diskriminasi,1,Diskriminasi Pelajar,2,Disrupsi,1,Djarot,2,DNA,1,Doa Bapa Kami,1,Dokter Bercadar,1,Donald Trump,14,DP 0 Rupiah,4,DPR,41,DPRD,5,Drmo Supir Angkot,1,Dubes,1,Duta Lalu Lintas,2,Duterte,1,E-KTP,23,Edukasi,54,Eggi Sudjana,1,ekonomi,74,Ekspor,1,Elektabilitas,1,Elvi Sukaesih,3,English,2,entertainment,4,erupsi,1,Es Kutub Mencair,1,Fadli Zon,15,Fahri Albar,1,Fahri Hamzah,11,Fatwa,1,Fauna,9,Fiksi,1,FIlm,2,Film Theater,1,Fintech,1,Firza Husein,3,Fitch,1,Food,1,FPI,25,Freemasonry,1,Freeport,1,G20,1,Gaji,1,Gaji PNS,2,Ganguan Jiwa,2,Ganja,2,Ganti Rugi,2,Garuda Indonesia,1,Gas,2,Gatal Gatal,1,Gatot Nurmantyo,3,Gedung BEI Roboh,1,Gempa,1,Genetik,1,Gereja,1,Gereja Katolik,1,Gerhana Bulan,1,Gerindra,3,German,3,Geser Warga,1,Ginjal,6,Global Warming,1,GMBI,1,Go Hyun Jung,1,Gojek,2,Golkar,2,Google Doodle,4,Google Trends,1,Grab,1,Gratifikasi,2,Gubernur,49,Gunung Agung,1,Gunung Sinabung,1,Habib Novel,2,Habib Rizieq,5,Hadi Tjahjanto,1,Halal - Haram,2,HAM,9,Hamas,1,Hamengku Buwono X,1,Hanura,2,Harga BBM Papua,1,Harga Minyak,1,Hari Ibu,4,Hari Pahlawan,2,Hari Pers Nasional,1,Hari uang Indonesia,1,Heroin,1,Hidup,50,Hijab,2,Hindu,2,Hiu,1,HIV/AIDS,1,HKBP Filadelfia,1,Hoax,6,Holiday,1,Hollywood,1,Hongkong,2,HTI,2,hujan es,1,HUKUM,26,Hutan,1,Hutang Luar Negri,1,Ibu Rumah Tangga,1,Iklan Hotel,1,Iklan Shampoo,1,Illuminati,1,imigran terroris,1,India,4,Indonesia,4,inflasi,1,infrastruktur,1,Inggris,4,Inklusi Keuangan,1,inpres,1,internasional,333,intoleran,1,Investasi,8,Investasi Asing,1,Investor Jepang,1,Iran,3,Iriana,1,Isis,12,iskemia,1,Islamiyah,191,Israel,13,istri dan suami,1,isuPKI,27,iuran,1,Jakarta,50,Jakarta Waspada Banjir,2,Jaman Now,1,Jantung,1,Japan,1,Jarum Infus,1,Jatim,1,Jawa Barat,1,Jembut,1,Jengkol,1,Jerusalem,3,Jihad,3,JK,4,Joen Tae Soo,1,Joged Bumbung,1,Jogyakarta,3,Jokowi,75,Jomblo,1,Jonghyun,1,Jonru,10,Joshua,1,Jual-beli tanah,1,Jurus Bangau,1,Juwita Bahar,1,Kader Gerindra,2,Kades,2,Kafir,1,Kahiyang,3,Kaisar,1,Kalimantan Barat,1,Kamp Pengungsi,1,Kanada,1,Kartika Putri berhijab,1,Kartu Kuning,2,Katulampa,2,Katy Jurado,1,Kebutuhan Umat,1,Kelaparan,1,Keluarga,1,Kemendagri,1,Kementeian Keuangan,1,kencing berdarah,2,Kepala Negara,1,Keputusan Yang Baik,1,Kerja,7,Kesehatan,70,Ketindihan,1,KH Fahmi,1,KH Umar Basri,1,Khilafah,3,Khusus,13,Kim Jong-un,1,Kiwil,1,KKB,2,Klasmen Piala Presiden,1,Klitoris,1,KNPI,1,Koala,1,Koalisi,1,Komodo Bond,1,Komunis,9,Konflik,2,Konsultasi Kejiwaan,1,Konsumsi Rumah Tangga,1,korea selatan,3,korea Utara,4,Korupsi,22,KPK,3,KPOP,6,KPU,2,Krisis Ekonomi,1,Kristen,9,KSPI,1,KTP,1,KUA,1,Kucing,1,Kupu-kupu,1,Laba laba,1,Lampung,1,Lapas,2,Laporan Akhir tahun,1,Larangan Hak Milik Tanah,1,Larangan Ponsel,1,Legislasi,1,LGBT,12,LGBT Penyakit Menular,1,Lifestyle,28,LIngkugan,2,Lipsbalm,1,Live Streaming,1,London Stock Exchange,1,Longsor Bandara Soetta,1,LPI,1,Lucinta Luna,1,Lukisan,1,Lumba-lumba,1,Madrasah Aliyah,1,magelang,1,Mahar Ngutang,1,Mahar Politik,5,Malaysia,2,Malnutrisi,1,Mamalia,1,Manado,1,Manfaat Sertifikat Tanah,1,Mao Zedong,1,Marion Jola,1,Marsekal,3,Martin Luther,1,Mata Najwa,1,Mata perih,1,Maze Runner,1,Media Berita,1,Medis,1,Megawati,2,Meikarta,1,Membangun Jalur Kereta Api,1,Meme Kocak,3,Menag,1,Menangis,1,Mendagri,1,Mengatasnamakan Agama,1,Menghapal Kitab Suci,1,Menikahi Bidadari,1,Menkes,1,MenKeu,3,Menko,1,Mertua,1,Mesin Sensor,1,Mesir,2,MIa Khalifa,1,Mike,1,Mike Hughes,1,Milenial,2,Militer,4,Mimpi,1,Mobil Hello Kitty,1,Mobil Sport,1,Mobil Terbang,1,Monyet Berseragam Coklat,1,Moral,1,Motivasi,13,Movies,1,MRT,1,MUI,6,murtad,2,Mutasi,1,Myanmar,2,Nabi Muhammad,1,Naked,1,Napi,1,Narkoba,3,NASA,1,Nasional,572,Nasionalisme,1,Natal,2,Natal Di Monas,1,National Hospital,3,Nelson Mandela,1,Netizen,356,Neuroscince,1,Newyork,1,ngantuk,1,ngengat,1,Nikah Masal,1,NIkah Siri Sah Atau Tidak,7,Nikita Mirzani,1,Novelis,1,NTB,1,Nude,1,Nuklir,2,nyamuk,1,obat,1,Ojek online Muslimah,1,Ojesy,1,OK OCE,6,Open Kimono,1,Opini,108,opium,1,OPM,1,Orang Rimba,1,Orang-orang Super Kaya,1,Orde Baru,1,Organisasi Rahasia,1,Ormas,2,Ormas Islam,1,Otak,1,Other,4,Pajak,2,Pajak Kendaraan,2,Pakar ICMI,1,Pakar Tangkap Jin,1,Paket Hemat,1,Pakistan,2,Palestina,8,PAN,5,Panglima,4,Papua,5,Paradise Papers,2,Partai Berkarya,1,Partai Garuda,1,Partai Idaman,1,Partai Pendukung LGBT,3,Paspampres,1,Pasukan Elite,1,Pasutri,1,Paus Francis,1,Paus Fransiskus,1,Paus Sperma,1,PBB,5,PDIP,6,pelajar,1,Pelakor,1,Peledak Aktif,1,Pelembab Bibir,2,Pemerintah,59,Pemikir Dunia,1,Pemimpin Besar,1,Pemkab Talaud,1,Penceramah,1,Pencopet,1,Pendakwah,1,Penembakan,2,Pengajian,1,Penganiaya Guru,1,Pengantin Pria pingsan,1,Pengawal Prabowo,1,Penggelapan Pajak,1,Penggelapan Tanah,1,Pengungsi,2,Pengusaha,2,Penipuan,1,Penyakit Kronis,1,Penyebaran Atheist,1,Perang Twitter,2,Peraturan,1,Perawan,1,Perawat Kurang Ajar,4,Perda,1,Perfume aroma Kelamin,1,Peristiwa,309,Permendagri,1,Pernikahan,3,Pernikahan Anak Jokowi,3,Pernikahan Beda Agama,1,Pernikahan Pangeran Harry,1,Pernikahan Vicky,1,Perpu,8,Persekusi,4,Pertama Di Jakarta,1,pertamina,2,Pesan Natal,1,Petani,1,Peternak Babi,1,Photo,3,Photo Hot,1,Piala presiden,1,Pidato,3,Pidato Ormas,1,Pilgub,2,Pilkada,4,Pilpres,11,Pindah Agama,1,PKI,4,Plantix,1,PLN,4,Plt Gubernur,1,PNS,1,pohon cemara ditebang,1,Pohon Jodoh,1,pohon natal,1,POLEMIK INDONESIA,84,Poliandri,1,Poligami,4,Politik,199,Polri,6,PPP,1,Prabowo,15,Prancis,4,Pribumi,1,Pronografi,1,Pruritus,1,Psikolog,2,psikopat,1,Psoriasis,1,Puan Maharani,1,Pura-pura koma,1,Purba,1,Putin,4,Putra Mahkota,1,Putusan MK,1,Rabu Abu,1,Radikalisasi,2,Radio Romance,1,Ramadhan,1,rambut,1,Rangsangan,1,Rapat Paripurna,1,Ratna Sarumpaet,1,Ratu Elizabeth,1,Real Madrid,1,Red velvet,1,Refrendum,1,Regulasi,1,Rehabilitasi,1,Reklamasi,2,Remaja,1,Remisi,1,Reshufle Kabinet,1,Revenge Porn,1,Revolusi industry 4.0,1,Revolusi Putih,2,Rhoma irama,1,Rina Nose,6,Rizieq Shihab,6,Rohingya,32,Roket,1,Romo Magnis,1,Ronaldo Terluka,1,RSCM,1,Rumah Lapis,2,Rumah Susun,5,Rusia,6,Rusunami,1,RUU MD3,3,Sabu-sabu,1,Sains,86,Saksi Yehuwa,1,Salah Menulis Ayat,1,Salat dijalan,1,Salon Waria,1,Sandiaga uno,35,Sara,6,sarapan,1,Satire,2,Satwa DIlindungi,1,SBY,3,SD,1,Sejarah,1,Sejarah Indonesia,1,Seks-somnia,1,Selancar,1,Selebgram,1,Self Marriage,1,Selingkuh,2,Seniman babi pertama di dunia,1,Senum,1,Sepak Bola,1,Sepeda Listrik,1,Serangan Jantung,1,Serangan Siber,2,Sergei Einstein,1,Sertifikasi Komputer Gratis,1,Sertifikat Tanah Gratis,2,Sesama Jenis,1,Setya Novanto,28,Shinee,1,Si Dukun,1,Sidang,1,Sidang Ahok,3,Silicon Valley,1,simcard,1,Singapore,1,Sinopsis,1,Sinopsis Maze runner,1,Skema Ponzi,1,Skeptis,1,Skizofrenia,1,Sleep Paralysis,1,Social Media,14,Soeharto,2,Soekarno,2,Sosmed,1,Sotosop,1,Species Baru,1,Sri Mulyani,4,Staff Presiden,1,Story,28,Stress,1,Sudan,1,SUGBK,1,Suku Muharas,1,sumpah pemuda,1,Sumut,2,Supermarket,1,Surabaya,2,Surat Terbuka Untuk BEM UI,1,Suriah,1,Survei,9,Susi Pudji Astuti,4,Susi PudjiAstuti,1,Sweeping,1,Syariah,3,Syariat,1,Tag,190,Tahun Baru,4,Tahun Politik,1,Tamara Blezinsky,1,Tambang,1,Tanah Abang,5,Tanda-tanda Seseorang Terjangkit HIV/AIDS,1,Tarian Daerah,1,Tarif Listrik,3,Tarif Tol,1,Tasikmalaya,1,Taylor Swift,1,Technologi,13,Teknologi,1,Tentakel,1,Tentara Langit,2,Terima Uang Keselamatan,1,Termiskin Di Dunia,1,Terror,16,Terror di gereja Lidwina,4,Tes Keperawanan,1,TGUPP,1,Thailand,1,Therapy,1,thoghut,1,Tiang Listrik,9,Tidur,2,Tiket Pulang Kampung,1,Timnas,1,Tionghoa,3,Tiongkok,4,Tito Karniavan,3,TKI,1,TNI,6,TNI-AU,2,Toa Masjid,1,Today In History,9,Tommy Soeharto,1,Tragedy,50,Trans Papua,1,Traveling,1,Trending,179,Trump,1,Tsunami,1,Tugu Demokrasi,1,Turis,2,Turki,2,Turnamen Catur,1,Uang,1,UAS,1,UGM,2,Ulama,5,ulasan,1,Umi Kalsum,1,Umi Pipik,2,Umur Panjang,1,Uni Soviet,1,unik,54,Universitas Indonesia,1,Upah Murah,1,Ustad Somad,7,Utang,1,UU ITE,1,Vagina,1,Valentine,2,Valentine day,1,Vatikan,1,Verifikasi Parpol,1,Veronica Tan,3,Vicky prasetyo,2,Video anak smp dan sma,1,Videos,25,Vietnam,4,Vinyl Metallica,1,Viral,96,Virginia Woolf,1,Voting,1,Wanita,3,Wapres,3,Wartawan,1,Wilder Penfield's,1,Wisata Halal,1,Wisatawan China,1,WNI,3,World War IV,18,WOW,56,WTF!,74,Xi jinping,2,Yahudi,2,Yaman,2,Yazidi,1,Yerusalem,5,Yesus,1,Yoga,1,Yogyakarta,1,Youtuber,1,Zakat,1,Zina,1,
ltr
item
Kredibel Times: Berita Terkini Hari ini Indonesia dan Dunia: "Aspek Politik KLB Difteri Indonesia"
"Aspek Politik KLB Difteri Indonesia"
(*) Dokter anak, kepala Divisi Penyakit Infeksi dan Tropis Anak FK Unair/RSUD dr Soetomo Surabaya, anggota Komisi Ahli Difteri Nasional)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjO6B0Uui6YyPoRfq-ZD4DYwUNoqTLTLYjTZiW-BgMlvl3Aywm5uFSEYcZwA4d-8fSMiQGeL0ii5w2hqQcr9vEI8UPEURXfr8fJl0CIULoJMPGaCWYSwkalhfU1WqAMv8Bo-cpDrOm8r6qL/s320/1.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjO6B0Uui6YyPoRfq-ZD4DYwUNoqTLTLYjTZiW-BgMlvl3Aywm5uFSEYcZwA4d-8fSMiQGeL0ii5w2hqQcr9vEI8UPEURXfr8fJl0CIULoJMPGaCWYSwkalhfU1WqAMv8Bo-cpDrOm8r6qL/s72-c/1.jpg
Kredibel Times: Berita Terkini Hari ini Indonesia dan Dunia
https://k-times.blogspot.com/2017/12/aspek-politik-klb-difteri-indonesia.html
https://k-times.blogspot.com/
https://k-times.blogspot.com/
https://k-times.blogspot.com/2017/12/aspek-politik-klb-difteri-indonesia.html
true
2880961228636837202
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Lihat Semua Readmore Reply Cancel reply Delete By PAGES Halaman View All Recommended Content Next ARCHIVE Pencarian ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy