$show=home

WHAT'S TRENDING NOW?$type=grid$count=3$ct=0$rm=0$sn=0$color=#fc1049$va=0$show=home$mt=0$hide=mobile

"Pertempuran Surabaya di Antara Stalingrad dan Amritsar"

Hari Pahlawan


SETIAP memperingati Hari Pahlawan pada 10 November, kita senantiasa teringat Pertempuran Surabaya yang heroik itu. Kita hafal berbagai peristiwa yang berkaitan dengannya: insiden bendera, terbunuhnya Brigjen Mallaby, ultimatum Inggris, seruan Bung Tomo, resolusi jihad, dan kontak senjata di Surabaya sepanjang November 1945. Namun, ada salah satu aspek dari pertempuran itu yang nyaris dilupakan orang, bahkan mungkin oleh orang Surabaya sendiri. Yakni bagaimana Pertempuran Surabaya digambarkan ke dunia luar oleh propagandis republiken.

Di dalam negeri kala itu, pertempuran tersebut dianggap sebagai upaya Inggris untuk menghalangi kemerdekaan Indonesia dan memberi jalan pada kembalinya Belanda. Ide semacam itu terbukti mampu menggerakkan arek-arek Suroboyo untuk melawan.

Namun, bagi audiens luar negeri, yang menganggap sekutu –sebagai pemenang Perang Dunia II– berhak mengambil langkah militer apa pun untuk mengendalikan situasi pascaperang di Surabaya, ide tersebut belum cukup untuk menggerakkan simpati mereka pada penderitaan warga Surabaya. Diperlukan cara lain untuk meyakinkan mereka.

Caranya adalah komparasi antara peristiwa yang terjadi di Surabaya dan peristiwa terkenal di belahan dunia lain. Ada dua peristiwa yang beberapa kali dibanding-bandingkan dengan Pertempuran Surabaya: Pembantaian Amritsar dan Pertempuran Stalingrad.

Sebuah surat kabar prorepublik yang terbit di Jakarta, Berita Indonesia, pada 12 November 1945 menurunkan berita utama berjudul Soerabaja djadi Amritsar ke II. Peristiwa yang disebut itu, Pembantaian Amritsar, mengacu pada sebuah insiden di Amritsar, India, pada 13 April 1919. Kala itu setidaknya 10.000 orang India berdemonstrasi untuk menuntut otonomi politik dari Inggris.

Tanpa peringatan, pasukan yang berada di bawah Inggris menembaki kerumunan tersebut. Alhasil, 379 orang tewas dan ribuan lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa itu kemudian menjadi titik penting nasionalisme dan kemerdekaan India.

Kemarahan kepada Inggris meluas. Pemenang Nobel Rabindranath Tagore memutuskan untuk mengembalikan gelar kesatria yang diterimanya dari Inggris. Pemimpin nasionalis India Mahatma Gandhi kian kuat berupaya memerdekakan India.

Komparasi yang dilakukan pers republiken itu terutama sekali ditujukan kepada orang Indonesia yang berpengetahuan serta koresponden asing di Jawa. Perbandingan tersebut menyampaikan pesan bahwa Inggris sekali lagi melakukan pembantaian berdarah terhadap kaum pribumi yang hanya ingin merdeka dari penjajahan asing.

Di Amritsar pada 1919, ratusan orang India tewas oleh pasukan yang dikendalikan Inggris. Di Surabaya pada 1945, ribuan orang Indonesia meninggal dan ribuan lainnya harus mengungsi lantaran bombardir Inggris. Kesan yang juga muncul, setelah dua dekade, Inggris masih juga bersikap imperialistis.

Dan sama seperti di Amritsar, Pertempuran Surabaya adalah tonggak sejarah dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Kian banyak orang yang percaya bahwa Republik memiliki basis dukungan publik yang luas serta pasukan yang relatif terorganisasi, bersenjata, dan berani.

Perbandingan kedua adalah antara Pertempuran Surabaya dan Pertempuran Stalingrad. Para mahasiswa Indonesia yang tengah belajar di Mesir pada akhir 1945 turut mempropagandakan eksistensi Republik Indonesia kepada penduduk Mesir.

Mesir sendiri kala itu berada di bawah Inggris. Untuk menunjukkan besarnya skala serbuan Inggris ke Surabaya dan kuatnya perlawanan masyarakat Surabaya, para mahasiswa tersebut mempropagandakan kepada warga Mesir bahwa pertempuran yang terjadi di Surabaya mirip dengan Pertempuran Stalingrad di Rusia.

Pertempuran Stalingrad terjadi pada 17 Juli 1942–2 Februari 1943. Itu merupakan salah satu pertempuran terbesar pada masa Perang Dunia II, melibatkan lebih dari 2 juta serdadu. Nazi menyerang Stalingrad dari darat, udara, dan sungai.

Namun, pasukan Rusia berhasil mempertahankan kota industri penting tersebut. Efeknya luar biasa. Rusia menang dan ekspansi Nazi di front timur pun terhenti.

Bila perbandingan antara Surabaya dan Amritsar berfokus pada kekejaman Inggris serta penderitaan masyarakat setempat yang mendambakan kemerdekaan, perbandingan antara Surabaya dan Stalingrad berfokus pada kegigihan serta keberhasilan warga kota tersebut dalam menahan serbuan pasukan asing (Nazi Jerman di Stalingrad dan Inggris di Surabaya).

Jumlah pasukan dan persenjataan pasukan Rusia jelas melebihi pejuang republiken. Namun, ide pokoknya, serbuan dari pihak luar terhadap suatu kota tidak akan berhasil selama ada perlawanan masif dan kuat dari warga kota itu.

Ada kemiripan bagaimana kedua kota tersebut dikenang. Keduanya sama-sama dianggap sebagai kota pahlawan di negara masing-masing. Memori tentang kedua pertempuran tersebut juga diabadikan dalam berbagai bentuk, mulai monumen, nama jalan, hingga budaya populer seperti film (film Stalingrad dan Battle of Surabaya).

Pemimpin negara masing-masing mengenangnya saat upacara peringatan pertempuran tersebut. Presiden Rusia Vladimir Putin, umpamanya, pada 2013 mengunjungi tugu peringatan Pertempuran Stalingrad dan menaruh karangan bunga di sana.

Di Indonesia, Presiden Soekarno memberikan penghormatan besar kepada Surabaya sebagai Kota Pahlawan pada peringatan Hari Pahlawan tahun 1959. Puncak peringatannya diadakan di Alun-Alun Utara Jogjakarta dan dihadiri ribuan orang.

Soekarno menyebut, bagi bangsa Indonesia, 10 November adalah ”salah satu hari besar yang menjadi mercusuar, yang menjadi monumen batin, monumen jiwa, monumen roh, dan monumen semangat” (Kedaulatan Rakjat, 11 November 1959). Pendeknya, Hari Pahlawan, kata Soekarno, tak ubahnya geestelijk monument (monumen mental).

Soekarno menerangkan bahwa Candi Prambanan dan Borobudur adalah monumen bersejarah, sedangkan 10 November adalah monumen mental yang ”harus menjiwai semangat kita dalam meneruskan perjuangan menyelesaikan revolusi”.

Maka, bagi Soekarno, peringatan 10 November semestinya membantu Indonesia untuk mencapai tujuan akhir perjuangan ini, yakni terselenggaranya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. (*)

(* Sejarawan, PhD di Universiteit van Amsterdam)

Comments

Name

#EksposeSosmed,16,#HappyKAIDay,1,18+,45,1965,1,2017,1,212,11,4play,1,Abdul Rozak,1,Aceh,1,Adolf Hitler,1,Adriansyah Martin,1,afghanistan,3,Ahmad dani,1,Ahok,16,Ahok Bebas,1,Ahok Cerai,3,Air Kencing Onta.Minum Air Kencing,2,Air mata,1,Air Minum,1,Aksi Heroik,1,Alaska,1,alexis,8,Aliran dana,1,Aliran Kepercayaan,5,Aliran Sesat,1,Alkohol,1,Allahuakbar,10,Almaidah 51,1,Alquran,1,Alumni 212,7,Amerika,32,Amien Rais,7,Amnesty,1,Anak,1,Anak Haram,1,Anak SMP,1,Anak-anak,1,Anies Baswedan,55,Anies-sandi,27,Anjing,1,Annisa Bahar,1,antibiotik,1,Apartemen Miring,1,APBD,3,APBN,5,Apec,1,Aplikasi,3,Apple,1,Arab Saudi,16,Arya Bima,1,asean,1,Asmat Papua,1,Asusila,19,Atheist,11,Auditor BPK,2,Australia,1,Austria,1,Ayu Ting-ting,2,Babi Kutil,1,Babi Pelukis,1,Bahasa Tubuh,1,Bakpao,6,Bakti Sosial,1,Bali,3,Bangladesh,2,Banjir,1,Banjir Jakarta,9,Bank Indonesia,2,Bantaran Kali,1,Bantuan Dana,1,Banyak Suami,1,Barack Obama,2,Barang-barang Mewah,1,Batavia 1941,1,Becak,3,Bekasi,1,Belanda,2,Belgia,1,BEM UI,3,Benjamin Netanyahu,1,Beras,1,Beras impor,2,Berat Badan,1,Bercerai Di Penjara,1,Berenang,1,Berita hoax,1,Bhineka Tunggal Ika,1,Bibir Pecah,1,Bintang Porno,2,Bioskop,2,Bisnis,1,Bisnis Online,2,Bitcoin,3,Blogger,1,Blok Mahakam,1,BMKG,1,BNN,1,Boikot AS,1,Boikot Facebook,2,Bollywood,1,Bom Meledak,2,Borubudur,1,Bosscha,1,Box Office,1,BPJS,1,Bu Dendy,1,Budaya,75,Buddha,1,Buka-bukaan,1,Bukit Duri,1,Buku Pelajaran,1,Buleleng,1,Bulog,2,Bumi Datar,2,Bunda Maria,1,Buni Yani,2,Bupati Talaud,2,Burqa,1,Bursa Efek Indonesia,1,Buruh,3,Cacat Hukum,1,cadar,1,Cak Imin,1,Candi Borubudur,2,cantrang,1,Capres,8,Caracal,1,Celana Panjang,1,Cemburu,1,cerai,2,Ceramah Batal,1,Ceramah Politik,1,Cheng Ho,1,China,3,Chocolicious.,1,Cicak,1,Ciliwung,1,Ciri-ciri hoax,2,Coklat radikal,1,Crane Ambruk,2,Cristiano Ronaldo,2,Crystalmeth,1,Daging Babi,2,Daging Hewan,1,Dana Desa,1,Dana Parpol,1,Darah,4,Davinci,1,Demo Supir Angkot,1,DEMOKRAT,1,Depok,1,Dewi Persik,2,Diet,1,Difabel,1,Dilan 1990,1,Dimodalin Usaha,3,Dinosaur,1,DIPA,1,Diplomatik,2,Dipo Latief,1,Diskotek,2,Diskriminasi,1,Diskriminasi Pelajar,2,Disrupsi,1,Djarot,2,DNA,1,Doa Bapa Kami,1,Dokter Bercadar,1,Donald Trump,14,DP 0 Rupiah,4,DPR,41,DPRD,5,Drmo Supir Angkot,1,Dubes,1,Duta Lalu Lintas,2,Duterte,1,E-KTP,23,Edukasi,54,Eggi Sudjana,1,ekonomi,74,Ekspor,1,Elektabilitas,1,Elvi Sukaesih,3,English,2,entertainment,4,erupsi,1,Es Kutub Mencair,1,Fadli Zon,15,Fahri Albar,1,Fahri Hamzah,11,Fatwa,1,Fauna,9,Fiksi,1,FIlm,2,Film Theater,1,Fintech,1,Firza Husein,3,Fitch,1,Food,1,FPI,25,Freemasonry,1,Freeport,1,G20,1,Gaji,1,Gaji PNS,2,Ganguan Jiwa,2,Ganja,2,Ganti Rugi,2,Garuda Indonesia,1,Gas,2,Gatal Gatal,1,Gatot Nurmantyo,3,Gedung BEI Roboh,1,Gempa,1,Genetik,1,Gereja,1,Gereja Katolik,1,Gerhana Bulan,1,Gerindra,3,German,3,Geser Warga,1,Ginjal,6,Global Warming,1,GMBI,1,Go Hyun Jung,1,Gojek,2,Golkar,2,Google Doodle,4,Google Trends,1,Grab,1,Gratifikasi,2,Gubernur,49,Gunung Agung,1,Gunung Sinabung,1,Habib Novel,2,Habib Rizieq,5,Hadi Tjahjanto,1,Halal - Haram,2,HAM,9,Hamas,1,Hamengku Buwono X,1,Hanura,2,Harga BBM Papua,1,Harga Minyak,1,Hari Ibu,4,Hari Pahlawan,2,Hari Pers Nasional,1,Hari uang Indonesia,1,Heroin,1,Hidup,50,Hijab,2,Hindu,2,Hiu,1,HIV/AIDS,1,HKBP Filadelfia,1,Hoax,6,Holiday,1,Hollywood,1,Hongkong,2,HTI,2,hujan es,1,HUKUM,26,Hutan,1,Hutang Luar Negri,1,Ibu Rumah Tangga,1,Iklan Hotel,1,Iklan Shampoo,1,Illuminati,1,imigran terroris,1,India,4,Indonesia,4,inflasi,1,infrastruktur,1,Inggris,4,Inklusi Keuangan,1,inpres,1,internasional,333,intoleran,1,Investasi,8,Investasi Asing,1,Investor Jepang,1,Iran,3,Iriana,1,Isis,12,iskemia,1,Islamiyah,191,Israel,13,istri dan suami,1,isuPKI,27,iuran,1,Jakarta,50,Jakarta Waspada Banjir,2,Jaman Now,1,Jantung,1,Japan,1,Jarum Infus,1,Jatim,1,Jawa Barat,1,Jembut,1,Jengkol,1,Jerusalem,3,Jihad,3,JK,4,Joen Tae Soo,1,Joged Bumbung,1,Jogyakarta,3,Jokowi,75,Jomblo,1,Jonghyun,1,Jonru,10,Joshua,1,Jual-beli tanah,1,Jurus Bangau,1,Juwita Bahar,1,Kader Gerindra,2,Kades,2,Kafir,1,Kahiyang,3,Kaisar,1,Kalimantan Barat,1,Kamp Pengungsi,1,Kanada,1,Kartika Putri berhijab,1,Kartu Kuning,2,Katulampa,2,Katy Jurado,1,Kebutuhan Umat,1,Kelaparan,1,Keluarga,1,Kemendagri,1,Kementeian Keuangan,1,kencing berdarah,2,Kepala Negara,1,Keputusan Yang Baik,1,Kerja,7,Kesehatan,70,Ketindihan,1,KH Fahmi,1,KH Umar Basri,1,Khilafah,3,Khusus,13,Kim Jong-un,1,Kiwil,1,KKB,2,Klasmen Piala Presiden,1,Klitoris,1,KNPI,1,Koala,1,Koalisi,1,Komodo Bond,1,Komunis,9,Konflik,2,Konsultasi Kejiwaan,1,Konsumsi Rumah Tangga,1,korea selatan,3,korea Utara,4,Korupsi,22,KPK,3,KPOP,6,KPU,2,Krisis Ekonomi,1,Kristen,9,KSPI,1,KTP,1,KUA,1,Kucing,1,Kupu-kupu,1,Laba laba,1,Lampung,1,Lapas,2,Laporan Akhir tahun,1,Larangan Hak Milik Tanah,1,Larangan Ponsel,1,Legislasi,1,LGBT,12,LGBT Penyakit Menular,1,Lifestyle,28,LIngkugan,2,Lipsbalm,1,Live Streaming,1,London Stock Exchange,1,Longsor Bandara Soetta,1,LPI,1,Lucinta Luna,1,Lukisan,1,Lumba-lumba,1,Madrasah Aliyah,1,magelang,1,Mahar Ngutang,1,Mahar Politik,5,Malaysia,2,Malnutrisi,1,Mamalia,1,Manado,1,Manfaat Sertifikat Tanah,1,Mao Zedong,1,Marion Jola,1,Marsekal,3,Martin Luther,1,Mata Najwa,1,Mata perih,1,Maze Runner,1,Media Berita,1,Medis,1,Megawati,2,Meikarta,1,Membangun Jalur Kereta Api,1,Meme Kocak,3,Menag,1,Menangis,1,Mendagri,1,Mengatasnamakan Agama,1,Menghapal Kitab Suci,1,Menikahi Bidadari,1,Menkes,1,MenKeu,3,Menko,1,Mertua,1,Mesin Sensor,1,Mesir,2,MIa Khalifa,1,Mike,1,Mike Hughes,1,Milenial,2,Militer,4,Mimpi,1,Mobil Hello Kitty,1,Mobil Sport,1,Mobil Terbang,1,Monyet Berseragam Coklat,1,Moral,1,Motivasi,13,Movies,1,MRT,1,MUI,6,murtad,2,Mutasi,1,Myanmar,2,Nabi Muhammad,1,Naked,1,Napi,1,Narkoba,3,NASA,1,Nasional,572,Nasionalisme,1,Natal,2,Natal Di Monas,1,National Hospital,3,Nelson Mandela,1,Netizen,356,Neuroscince,1,Newyork,1,ngantuk,1,ngengat,1,Nikah Masal,1,NIkah Siri Sah Atau Tidak,7,Nikita Mirzani,1,Novelis,1,NTB,1,Nude,1,Nuklir,2,nyamuk,1,obat,1,Ojek online Muslimah,1,Ojesy,1,OK OCE,6,Open Kimono,1,Opini,108,opium,1,OPM,1,Orang Rimba,1,Orang-orang Super Kaya,1,Orde Baru,1,Organisasi Rahasia,1,Ormas,2,Ormas Islam,1,Otak,1,Other,4,Pajak,2,Pajak Kendaraan,2,Pakar ICMI,1,Pakar Tangkap Jin,1,Paket Hemat,1,Pakistan,2,Palestina,8,PAN,5,Panglima,4,Papua,5,Paradise Papers,2,Partai Berkarya,1,Partai Garuda,1,Partai Idaman,1,Partai Pendukung LGBT,3,Paspampres,1,Pasukan Elite,1,Pasutri,1,Paus Francis,1,Paus Fransiskus,1,Paus Sperma,1,PBB,5,PDIP,6,pelajar,1,Pelakor,1,Peledak Aktif,1,Pelembab Bibir,2,Pemerintah,59,Pemikir Dunia,1,Pemimpin Besar,1,Pemkab Talaud,1,Penceramah,1,Pencopet,1,Pendakwah,1,Penembakan,2,Pengajian,1,Penganiaya Guru,1,Pengantin Pria pingsan,1,Pengawal Prabowo,1,Penggelapan Pajak,1,Penggelapan Tanah,1,Pengungsi,2,Pengusaha,2,Penipuan,1,Penyakit Kronis,1,Penyebaran Atheist,1,Perang Twitter,2,Peraturan,1,Perawan,1,Perawat Kurang Ajar,4,Perda,1,Perfume aroma Kelamin,1,Peristiwa,309,Permendagri,1,Pernikahan,3,Pernikahan Anak Jokowi,3,Pernikahan Beda Agama,1,Pernikahan Pangeran Harry,1,Pernikahan Vicky,1,Perpu,8,Persekusi,4,Pertama Di Jakarta,1,pertamina,2,Pesan Natal,1,Petani,1,Peternak Babi,1,Photo,3,Photo Hot,1,Piala presiden,1,Pidato,3,Pidato Ormas,1,Pilgub,2,Pilkada,4,Pilpres,11,Pindah Agama,1,PKI,4,Plantix,1,PLN,4,Plt Gubernur,1,PNS,1,pohon cemara ditebang,1,Pohon Jodoh,1,pohon natal,1,POLEMIK INDONESIA,84,Poliandri,1,Poligami,4,Politik,199,Polri,6,PPP,1,Prabowo,15,Prancis,4,Pribumi,1,Pronografi,1,Pruritus,1,Psikolog,2,psikopat,1,Psoriasis,1,Puan Maharani,1,Pura-pura koma,1,Purba,1,Putin,4,Putra Mahkota,1,Putusan MK,1,Rabu Abu,1,Radikalisasi,2,Radio Romance,1,Ramadhan,1,rambut,1,Rangsangan,1,Rapat Paripurna,1,Ratna Sarumpaet,1,Ratu Elizabeth,1,Real Madrid,1,Red velvet,1,Refrendum,1,Regulasi,1,Rehabilitasi,1,Reklamasi,2,Remaja,1,Remisi,1,Reshufle Kabinet,1,Revenge Porn,1,Revolusi industry 4.0,1,Revolusi Putih,2,Rhoma irama,1,Rina Nose,6,Rizieq Shihab,6,Rohingya,32,Roket,1,Romo Magnis,1,Ronaldo Terluka,1,RSCM,1,Rumah Lapis,2,Rumah Susun,5,Rusia,6,Rusunami,1,RUU MD3,3,Sabu-sabu,1,Sains,86,Saksi Yehuwa,1,Salah Menulis Ayat,1,Salat dijalan,1,Salon Waria,1,Sandiaga uno,35,Sara,6,sarapan,1,Satire,2,Satwa DIlindungi,1,SBY,3,SD,1,Sejarah,1,Sejarah Indonesia,1,Seks-somnia,1,Selancar,1,Selebgram,1,Self Marriage,1,Selingkuh,2,Seniman babi pertama di dunia,1,Senum,1,Sepak Bola,1,Sepeda Listrik,1,Serangan Jantung,1,Serangan Siber,2,Sergei Einstein,1,Sertifikasi Komputer Gratis,1,Sertifikat Tanah Gratis,2,Sesama Jenis,1,Setya Novanto,28,Shinee,1,Si Dukun,1,Sidang,1,Sidang Ahok,3,Silicon Valley,1,simcard,1,Singapore,1,Sinopsis,1,Sinopsis Maze runner,1,Skema Ponzi,1,Skeptis,1,Skizofrenia,1,Sleep Paralysis,1,Social Media,14,Soeharto,2,Soekarno,2,Sosmed,1,Sotosop,1,Species Baru,1,Sri Mulyani,4,Staff Presiden,1,Story,28,Stress,1,Sudan,1,SUGBK,1,Suku Muharas,1,sumpah pemuda,1,Sumut,2,Supermarket,1,Surabaya,2,Surat Terbuka Untuk BEM UI,1,Suriah,1,Survei,9,Susi Pudji Astuti,4,Susi PudjiAstuti,1,Sweeping,1,Syariah,3,Syariat,1,Tag,190,Tahun Baru,4,Tahun Politik,1,Tamara Blezinsky,1,Tambang,1,Tanah Abang,5,Tanda-tanda Seseorang Terjangkit HIV/AIDS,1,Tarian Daerah,1,Tarif Listrik,3,Tarif Tol,1,Tasikmalaya,1,Taylor Swift,1,Technologi,13,Teknologi,1,Tentakel,1,Tentara Langit,2,Terima Uang Keselamatan,1,Termiskin Di Dunia,1,Terror,16,Terror di gereja Lidwina,4,Tes Keperawanan,1,TGUPP,1,Thailand,1,Therapy,1,thoghut,1,Tiang Listrik,9,Tidur,2,Tiket Pulang Kampung,1,Timnas,1,Tionghoa,3,Tiongkok,4,Tito Karniavan,3,TKI,1,TNI,6,TNI-AU,2,Toa Masjid,1,Today In History,9,Tommy Soeharto,1,Tragedy,50,Trans Papua,1,Traveling,1,Trending,179,Trump,1,Tsunami,1,Tugu Demokrasi,1,Turis,2,Turki,2,Turnamen Catur,1,Uang,1,UAS,1,UGM,2,Ulama,5,ulasan,1,Umi Kalsum,1,Umi Pipik,2,Umur Panjang,1,Uni Soviet,1,unik,54,Universitas Indonesia,1,Upah Murah,1,Ustad Somad,7,Utang,1,UU ITE,1,Vagina,1,Valentine,2,Valentine day,1,Vatikan,1,Verifikasi Parpol,1,Veronica Tan,3,Vicky prasetyo,2,Video anak smp dan sma,1,Videos,25,Vietnam,4,Vinyl Metallica,1,Viral,96,Virginia Woolf,1,Voting,1,Wanita,3,Wapres,3,Wartawan,1,Wilder Penfield's,1,Wisata Halal,1,Wisatawan China,1,WNI,3,World War IV,18,WOW,56,WTF!,74,Xi jinping,2,Yahudi,2,Yaman,2,Yazidi,1,Yerusalem,5,Yesus,1,Yoga,1,Yogyakarta,1,Youtuber,1,Zakat,1,Zina,1,
ltr
item
Kredibel Times: Berita Terkini Hari ini Indonesia dan Dunia: "Pertempuran Surabaya di Antara Stalingrad dan Amritsar"
"Pertempuran Surabaya di Antara Stalingrad dan Amritsar"
Hari Pahlawan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrtRaW9G_Vila27zE5ovgblOgoEkr4PQLUlh7dxAH2HlY1WeHbUp48ZtGiMoGa5iwVdna_0odCg8sYoEF_FnhPBNmGmXu7JbzuBkmx2-s2t-Yb9y50fhvE5VmcL-iNkpPh-JAeC1rOj0wQ/s400/1.png
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrtRaW9G_Vila27zE5ovgblOgoEkr4PQLUlh7dxAH2HlY1WeHbUp48ZtGiMoGa5iwVdna_0odCg8sYoEF_FnhPBNmGmXu7JbzuBkmx2-s2t-Yb9y50fhvE5VmcL-iNkpPh-JAeC1rOj0wQ/s72-c/1.png
Kredibel Times: Berita Terkini Hari ini Indonesia dan Dunia
https://k-times.blogspot.com/2017/11/pertempuran-surabaya-di-antara.html
https://k-times.blogspot.com/
https://k-times.blogspot.com/
https://k-times.blogspot.com/2017/11/pertempuran-surabaya-di-antara.html
true
2880961228636837202
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Lihat Semua Readmore Reply Cancel reply Delete By PAGES Halaman View All Recommended Content Next ARCHIVE Pencarian ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy