$show=home

WHAT'S TRENDING NOW?$type=grid$count=3$ct=0$rm=0$sn=0$color=#fc1049$va=0$show=home$mt=0$hide=mobile

Mampukah Seorang Psikopat jadi Pemimpin yang baik?

Apakah psikopat dapat menjadi pemimpin yang lebih baik?

Karakter psikopat seringkali dipandang diinginkan dalam lingkungan perusahaan, tetapi riset menunjukkan bahwa mereka lebih banyak mendatangkan kerugian dibandingkan kebaikan.

Lihatlah di sekeliling kantor Anda. Apakah ada rekan Anda yang bisa digolongkan sebagai psikopat?
Publik sering mengaitkan istilah psikopat dengan tokoh-tokoh pembunuh dalam film, seperti Hannibal Lecter dan Dexter Morgan. Namun, ternyata ada bukti yang menunjukkan bahwa karakter psikopat sangat umum bertebaran di dunia bisnis.

Sejumlah penelitian mengindikasikan bahwa, bergantung dari mana Anda melihat, satu dari lima orang di dewan direksi atau posisi manajemen senior menyembunyikan kecenderungan psikopatik, dengan menggunakan ciri kepribadian tertentu untuk memikat dan memanipulasi agar keinginan mereka tercapai di lingkungan kerja.

Riset yang dilakukan seorang psikolog di New York Paul Babiak, menunjukkan hingga 4% para pemimpin bisnis di AS mungkin adalah psikopat. Studi lain yang mengkaji manajer rantai pasokan (supply chain manager) menemukan antara 3% dan 21% secara klinis tergolong psikopatik, dibandingkan dengan 1% dari populasi umum.

Data ini menggambarkan pemimpin bisnis yang menempatkan ambisi yang tak kenal belas kasihan di atas segalanya dan tak ragu memanfaatkan orang untuk keuntungan dirinya.
Tetapi riset terbaru menantang gagasan bahwa psikopat mungkin tak begitu cocok berada di dewan direksi seperti yang diungkapkan dalam studi sebelumnya.

Asumsi yang menantang

Manajer hedge fund yang mencetak skor lebih tinggi dalam tes kecenderungan psikopat, punya performa kerja lebih buruk dibandingkan rekan mereka, menurut sebuah studi baru yang dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Denver dan Universitas California, Berkeley.

Mereka membandingkan kepribadian dari 101 manajer hedge fund dengan keuntungan investasi dan keuangan mereka sepanjang 2005 sampai 2015. Dari situ mereka menemukan bahwa manajer yang memiliki kecenderungan psikopatik menghasilkan keuntungan yang rendah.

Manajer hedge fund mencetak skor lebih tinggi untuk psikopat, memiliki performa lebih buruk dibandingkan rekan merekaLeanne ten Brinke,
 kepala penelitian dan asisten profesor psikologi di Universitas Denver, yakin ini saatnya untuk "memikirkan kembali" asumsi lama bahwa kekejaman dan tidak mengenal belas kasihan merupakan karakter yang disukai untuk mengisi posisi manajer bisnis.

"Penemuan kami konsisten dengan riset lain yang menunjukkan bahwa individu dengan ciri psikopat tampak lebih mampu "berbicara", tetapi tidak "bekerja", kata dia.
Psikopat lebih cenderung mendapatkan kekuasaan melalui dominasi ,perundungan, dan intimidasi, dibandingkan menaruh rasa hormat, kata dia. "Bagaimanapun, mendapatkan kekuasaan tidak sama dengan menggunakannya secara efektif."

Riset menunjukkan bahwa psikopat meninggalkan jejak kekacauan. Seorang CEO psikopatik dari lembaga amal, misalnya, menyebabkan peningkatan karyawan berhenti kerja dan penurunan pendapatan. Studi lain menemukan bahwa, terlepas dari pesona mereka, psikopat menyebabkan perilaku kontraproduktif, perundungan dan konflik di tempat kerja, serta menurunnya kesejahteraan karyawan.

Namun, ada sejumlah peran di mana menjadi seorang psikopat dapat membawa keuntungan. Dr Kevin Dutton, peneliti psikologis dari Universitas Oxford dan penulis buku The Wisdom of Psychopaths, berpendapat bahwa selain keterampilan yang tepat untuk pekerjaan, kepribadian juga berperan besar dalam bagaimana seseorang masuk ke tempat kerja.

"Anda memerlukan kepribadian yang tepat untuk memungkinkan Anda mengoptimalkan kemampuan keterampilan," katanya. "Ada beberapa profesi yang terkadang membutuhkan tingkat psikopatik yang lebih tinggi daripada yang kita bisa toleransi dalam kehidupan sehari-hari."

Salah satu cara umum untuk menilai keberadaan ciri psikopat pada orang adalah dengan menggunakan penilaian yang dikenal sebagai The Hare Psychopathy Checklist. Mari kita lihat beberapa ciri yang tercantum daam daftar untuk melihat apakah karakter itu dapat menyebabkan kerusakan atau bermanfaat di lingkungan kerja.

Pesona superfisial

Psikopat sering dianggap menarik, menyenangkan dan tenang, karena kurangnya kesadaran diri yang membebaskan mereka dari hambatan dan kekhawatiran untuk mengatakan hal salah yang dapat menyebabkan orang lain menjadi canggung secara sosial.

Studi menunjukkan bahwa direktur eksekutif yang memiliki skor psikopatik tinggi cenderung dipandang karismatik, kreatif dan mahir dalam berkomunikasi.

Ini karena pesona psikopat bisa memuluskan masalah perilaku, menurut sebuah studi tahun 2010 oleh Babiak. Dia menemukan bahwa orang-orang yang memiliki nilai tinggi berdasarkan ukuran psikopatik memiliki penilaian kinerja buruk secara keseluruhan, namun bagus ketika dikaitkand engan kemampuan komunikasi, pemikiran strategis, dan kreativitas.

Impulsif

Ada kaitan erat antara psikopatik dan impulsif disfungsional, termasuk perilaku kriminal dan kekerasan. Tapi itu juga bisa berarti psikopat memiliki kecenderungan untuk terlibat dalam perilaku berisiko tanpa memikirkan konsekuensinya. Impulsivitas ini berasal dari kurangnya rasa takut, menurut psikolog kriminal David Lykke.

Meski kadang-kadang bisa melukai orang lain, sikap impulsif ini terkadang bisa menjadi pendorong untuk berbuat baik. Periset telah menemukan hubungan antara psikopatik dan sikap kepahlawanan, seperti membantu menyelamatkan seseorang dari situasi berbahaya.

Adrian Furnham, profesor psikologi di University College London, menulis dalam jurnal Psychology Today bahwa orang-orang yang sangat impulsif dapat berkembang di lingkungan yang serba cepat, seperti tempat kerja yang sibuk. Namun mereka juga berbicara dan membuat keputusan tanpa memikirkan dampaknya terlebih dahulu.

Pengambilan risiko berjalan seiring dengan kewiraswastaan, menurut penelitian dari Universitas Cambridge. Pengujian terhadap 16 pengusaha menunjukkan bahwa mereka memiliki perilaku adaptif dan berisiko tinggi yang memungkinkan mereka membuat keputusan dengan cepat di bawah tekanan.
Kurangnya penyesalan atau rasa bersalah

Publik lazim menganggap bahwa psikopat tidak merasa bersalah atau menyesal, namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa mereka dapat memiliki emosi negatif semacam itu, namun hanya jika ada sesuatu yang berdampak langsung pada mereka. Dengan kata lain, jika mereka menyakiti orang lain, mereka tidak akan disiksa dengan rasa bersalah seperti orang lain, tapi jika ada situasi yang membuat mereka lebih buruk secara finansial, misalnya, mereka mungkin merasa menyesal.

Serangkaian penelitian pada tahun 2014 menemukan bahwa mereka yang mudah merasa bersalah cenderung menghindari hubungan yang saling tergantung dengan orang lain yang mereka anggap lebih kompeten daripada mereka sendiri. Alasannya - mereka cenderung merasa bersalah karena tidak cukup dapat berkontribusi terhadap relasi tersebut.

Tapi jelas ada juga keuntungan memiliki perasaan bersalah. Studi juga menemukan bahwa ketika orang-orang yang rentan memilki rasa bersalah membentuk hubungan ini, mereka bekerja lebih keras untuk tidak mengecewakan orang.

Sebuah studi dari Stanford Graduate School of Business juga menemukan bahwa rasa bersalah dapat bertindak sebagai motivator. Sikap ini membantu membimbing orang secara moral untuk tidak melakukan sesuatu yang salah secara hukum dan moral.

Psikopat secara intelektual mengetahui apa yang benar dan salah, tapi mereka tidak merasakannya, seperti yang dikatakan oleh seorang ahli.

Gaya hidup parasit

Karakteristik penting lain dari psikopat adalah bahwa mereka kebanyakan membentuk hubungan jangka pendek dan dangkal dengan orang lain, sebelum dengan santai mengabaikannya.

"Psikopat umumnya mencoba melakukan yang terbaik untuk diri mereka sendiri, namun tidak merasa perlu untuk orang-orang yang bekerja dengan mereka atau untuk mereka," kata Galynker.

"Mereka sangat baik dalam membuat kesan baik, membuat diri mereka dipromosikan dan gaji mereka naik, tapi belum tentu bagus dalam manajemen. Mereka hanya bekerja keras di perusahaan jika mereka merasa perlu dipromosikan dan menghasilkan lebih banyak uang."

Menjadi sukses sebagai pemimpin mengharuskan seseorang untuk memiliki dominasi dan prestise - Robert Livingston

Orang-orang yang bertindak demi kepentingan pribadi mereka dapat dipandang lebih dominan, bahkan dibandingkan dengan orang-orang yang berkontribusi lebih banyak, demikian menurut serangkaian eksperimen dari Kellog School of Management. Tapi kepentingan pribadi perlu diimbangi dengan altruisme, kata peneliti Robert Livingston.

"Jika Anda terlalu lembut - tidak peduli seberapa kompeten dan mampu Anda - orang mungkin tidak menghormati otoritas Anda," kata dia .
"Tapi jika Anda hanya memiliki dominasi dan Anda tidak memiliki ide bagus, dan Anda menggunakan kekuatan untuk tetap berkuasa, maka orang akan membenci Anda. Menjadi sukses sebagai pemimpin mengharuskan seseorang memiliki dominasi dan prestise."

Konteks yang tepat

Meskipun ada beberapa sifat yang bisa menjadi buruk untuk bisnis, dampak ciri kepribadian pada akhirnya bergantung pada konteks, kata Dutton.

"Apakah ciri psikopat sangat berguna tergantung konteksnya," kata dia. "Kekejaman bukanlah hal yang buruk, tapi dalam konteks yang salah bisa berubah menjadi tanpa perasaan. Tak kenal takut juga bisa menguntungkan, tapi dalam konteks yang salah bisa tergelincir menjadi kecerobohan. Kuncinya adalah memiliki kombinasi sifat yang tepat pada tingkat yang tepat dan dalam konteks yang benar."

Comments

Name

#EksposeSosmed,16,#HappyKAIDay,1,18+,45,1965,1,2017,1,212,11,4play,1,Abdul Rozak,1,Aceh,1,Adolf Hitler,1,Adriansyah Martin,1,afghanistan,3,Ahmad dani,1,Ahok,16,Ahok Bebas,1,Ahok Cerai,3,Air Kencing Onta.Minum Air Kencing,2,Air mata,1,Air Minum,1,Aksi Heroik,1,Alaska,1,alexis,8,Aliran dana,1,Aliran Kepercayaan,5,Aliran Sesat,1,Alkohol,1,Allahuakbar,10,Almaidah 51,1,Alquran,1,Alumni 212,7,Amerika,32,Amien Rais,7,Amnesty,1,Anak,1,Anak Haram,1,Anak SMP,1,Anak-anak,1,Anies Baswedan,55,Anies-sandi,27,Anjing,1,Annisa Bahar,1,antibiotik,1,Apartemen Miring,1,APBD,3,APBN,5,Apec,1,Aplikasi,3,Apple,1,Arab Saudi,16,Arya Bima,1,asean,1,Asmat Papua,1,Asusila,19,Atheist,11,Auditor BPK,2,Australia,1,Austria,1,Ayu Ting-ting,2,Babi Kutil,1,Babi Pelukis,1,Bahasa Tubuh,1,Bakpao,6,Bakti Sosial,1,Bali,3,Bangladesh,2,Banjir,1,Banjir Jakarta,9,Bank Indonesia,2,Bantaran Kali,1,Bantuan Dana,1,Banyak Suami,1,Barack Obama,2,Barang-barang Mewah,1,Batavia 1941,1,Becak,3,Bekasi,1,Belanda,2,Belgia,1,BEM UI,3,Benjamin Netanyahu,1,Beras,1,Beras impor,2,Berat Badan,1,Bercerai Di Penjara,1,Berenang,1,Berita hoax,1,Bhineka Tunggal Ika,1,Bibir Pecah,1,Bintang Porno,2,Bioskop,2,Bisnis,1,Bisnis Online,2,Bitcoin,3,Blogger,1,Blok Mahakam,1,BMKG,1,BNN,1,Boikot AS,1,Boikot Facebook,2,Bollywood,1,Bom Meledak,2,Borubudur,1,Bosscha,1,Box Office,1,BPJS,1,Bu Dendy,1,Budaya,75,Buddha,1,Buka-bukaan,1,Bukit Duri,1,Buku Pelajaran,1,Buleleng,1,Bulog,2,Bumi Datar,2,Bunda Maria,1,Buni Yani,2,Bupati Talaud,2,Burqa,1,Bursa Efek Indonesia,1,Buruh,3,Cacat Hukum,1,cadar,1,Cak Imin,1,Candi Borubudur,2,cantrang,1,Capres,8,Caracal,1,Celana Panjang,1,Cemburu,1,cerai,2,Ceramah Batal,1,Ceramah Politik,1,Cheng Ho,1,China,3,Chocolicious.,1,Cicak,1,Ciliwung,1,Ciri-ciri hoax,2,Coklat radikal,1,Crane Ambruk,2,Cristiano Ronaldo,2,Crystalmeth,1,Daging Babi,2,Daging Hewan,1,Dana Desa,1,Dana Parpol,1,Darah,4,Davinci,1,Demo Supir Angkot,1,DEMOKRAT,1,Depok,1,Dewi Persik,2,Diet,1,Difabel,1,Dilan 1990,1,Dimodalin Usaha,3,Dinosaur,1,DIPA,1,Diplomatik,2,Dipo Latief,1,Diskotek,2,Diskriminasi,1,Diskriminasi Pelajar,2,Disrupsi,1,Djarot,2,DNA,1,Doa Bapa Kami,1,Dokter Bercadar,1,Donald Trump,14,DP 0 Rupiah,4,DPR,41,DPRD,5,Drmo Supir Angkot,1,Dubes,1,Duta Lalu Lintas,2,Duterte,1,E-KTP,23,Edukasi,54,Eggi Sudjana,1,ekonomi,74,Ekspor,1,Elektabilitas,1,Elvi Sukaesih,3,English,2,entertainment,4,erupsi,1,Es Kutub Mencair,1,Fadli Zon,15,Fahri Albar,1,Fahri Hamzah,11,Fatwa,1,Fauna,9,Fiksi,1,FIlm,2,Film Theater,1,Fintech,1,Firza Husein,3,Fitch,1,Food,1,FPI,25,Freemasonry,1,Freeport,1,G20,1,Gaji,1,Gaji PNS,2,Ganguan Jiwa,2,Ganja,2,Ganti Rugi,2,Garuda Indonesia,1,Gas,2,Gatal Gatal,1,Gatot Nurmantyo,3,Gedung BEI Roboh,1,Gempa,1,Genetik,1,Gereja,1,Gereja Katolik,1,Gerhana Bulan,1,Gerindra,3,German,3,Geser Warga,1,Ginjal,6,Global Warming,1,GMBI,1,Go Hyun Jung,1,Gojek,2,Golkar,2,Google Doodle,4,Google Trends,1,Grab,1,Gratifikasi,2,Gubernur,49,Gunung Agung,1,Gunung Sinabung,1,Habib Novel,2,Habib Rizieq,5,Hadi Tjahjanto,1,Halal - Haram,2,HAM,9,Hamas,1,Hamengku Buwono X,1,Hanura,2,Harga BBM Papua,1,Harga Minyak,1,Hari Ibu,4,Hari Pahlawan,2,Hari Pers Nasional,1,Hari uang Indonesia,1,Heroin,1,Hidup,50,Hijab,2,Hindu,2,Hiu,1,HIV/AIDS,1,HKBP Filadelfia,1,Hoax,6,Holiday,1,Hollywood,1,Hongkong,2,HTI,2,hujan es,1,HUKUM,26,Hutan,1,Hutang Luar Negri,1,Ibu Rumah Tangga,1,Iklan Hotel,1,Iklan Shampoo,1,Illuminati,1,imigran terroris,1,India,4,Indonesia,4,inflasi,1,infrastruktur,1,Inggris,4,Inklusi Keuangan,1,inpres,1,internasional,333,intoleran,1,Investasi,8,Investasi Asing,1,Investor Jepang,1,Iran,3,Iriana,1,Isis,12,iskemia,1,Islamiyah,191,Israel,13,istri dan suami,1,isuPKI,27,iuran,1,Jakarta,50,Jakarta Waspada Banjir,2,Jaman Now,1,Jantung,1,Japan,1,Jarum Infus,1,Jatim,1,Jawa Barat,1,Jembut,1,Jengkol,1,Jerusalem,3,Jihad,3,JK,4,Joen Tae Soo,1,Joged Bumbung,1,Jogyakarta,3,Jokowi,75,Jomblo,1,Jonghyun,1,Jonru,10,Joshua,1,Jual-beli tanah,1,Jurus Bangau,1,Juwita Bahar,1,Kader Gerindra,2,Kades,2,Kafir,1,Kahiyang,3,Kaisar,1,Kalimantan Barat,1,Kamp Pengungsi,1,Kanada,1,Kartika Putri berhijab,1,Kartu Kuning,2,Katulampa,2,Katy Jurado,1,Kebutuhan Umat,1,Kelaparan,1,Keluarga,1,Kemendagri,1,Kementeian Keuangan,1,kencing berdarah,2,Kepala Negara,1,Keputusan Yang Baik,1,Kerja,7,Kesehatan,70,Ketindihan,1,KH Fahmi,1,KH Umar Basri,1,Khilafah,3,Khusus,13,Kim Jong-un,1,Kiwil,1,KKB,2,Klasmen Piala Presiden,1,Klitoris,1,KNPI,1,Koala,1,Koalisi,1,Komodo Bond,1,Komunis,9,Konflik,2,Konsultasi Kejiwaan,1,Konsumsi Rumah Tangga,1,korea selatan,3,korea Utara,4,Korupsi,22,KPK,3,KPOP,6,KPU,2,Krisis Ekonomi,1,Kristen,9,KSPI,1,KTP,1,KUA,1,Kucing,1,Kupu-kupu,1,Laba laba,1,Lampung,1,Lapas,2,Laporan Akhir tahun,1,Larangan Hak Milik Tanah,1,Larangan Ponsel,1,Legislasi,1,LGBT,12,LGBT Penyakit Menular,1,Lifestyle,28,LIngkugan,2,Lipsbalm,1,Live Streaming,1,London Stock Exchange,1,Longsor Bandara Soetta,1,LPI,1,Lucinta Luna,1,Lukisan,1,Lumba-lumba,1,Madrasah Aliyah,1,magelang,1,Mahar Ngutang,1,Mahar Politik,5,Malaysia,2,Malnutrisi,1,Mamalia,1,Manado,1,Manfaat Sertifikat Tanah,1,Mao Zedong,1,Marion Jola,1,Marsekal,3,Martin Luther,1,Mata Najwa,1,Mata perih,1,Maze Runner,1,Media Berita,1,Medis,1,Megawati,2,Meikarta,1,Membangun Jalur Kereta Api,1,Meme Kocak,3,Menag,1,Menangis,1,Mendagri,1,Mengatasnamakan Agama,1,Menghapal Kitab Suci,1,Menikahi Bidadari,1,Menkes,1,MenKeu,3,Menko,1,Mertua,1,Mesin Sensor,1,Mesir,2,MIa Khalifa,1,Mike,1,Mike Hughes,1,Milenial,2,Militer,4,Mimpi,1,Mobil Hello Kitty,1,Mobil Sport,1,Mobil Terbang,1,Monyet Berseragam Coklat,1,Moral,1,Motivasi,13,Movies,1,MRT,1,MUI,6,murtad,2,Mutasi,1,Myanmar,2,Nabi Muhammad,1,Naked,1,Napi,1,Narkoba,3,NASA,1,Nasional,572,Nasionalisme,1,Natal,2,Natal Di Monas,1,National Hospital,3,Nelson Mandela,1,Netizen,356,Neuroscince,1,Newyork,1,ngantuk,1,ngengat,1,Nikah Masal,1,NIkah Siri Sah Atau Tidak,7,Nikita Mirzani,1,Novelis,1,NTB,1,Nude,1,Nuklir,2,nyamuk,1,obat,1,Ojek online Muslimah,1,Ojesy,1,OK OCE,6,Open Kimono,1,Opini,108,opium,1,OPM,1,Orang Rimba,1,Orang-orang Super Kaya,1,Orde Baru,1,Organisasi Rahasia,1,Ormas,2,Ormas Islam,1,Otak,1,Other,4,Pajak,2,Pajak Kendaraan,2,Pakar ICMI,1,Pakar Tangkap Jin,1,Paket Hemat,1,Pakistan,2,Palestina,8,PAN,5,Panglima,4,Papua,5,Paradise Papers,2,Partai Berkarya,1,Partai Garuda,1,Partai Idaman,1,Partai Pendukung LGBT,3,Paspampres,1,Pasukan Elite,1,Pasutri,1,Paus Francis,1,Paus Fransiskus,1,Paus Sperma,1,PBB,5,PDIP,6,pelajar,1,Pelakor,1,Peledak Aktif,1,Pelembab Bibir,2,Pemerintah,59,Pemikir Dunia,1,Pemimpin Besar,1,Pemkab Talaud,1,Penceramah,1,Pencopet,1,Pendakwah,1,Penembakan,2,Pengajian,1,Penganiaya Guru,1,Pengantin Pria pingsan,1,Pengawal Prabowo,1,Penggelapan Pajak,1,Penggelapan Tanah,1,Pengungsi,2,Pengusaha,2,Penipuan,1,Penyakit Kronis,1,Penyebaran Atheist,1,Perang Twitter,2,Peraturan,1,Perawan,1,Perawat Kurang Ajar,4,Perda,1,Perfume aroma Kelamin,1,Peristiwa,309,Permendagri,1,Pernikahan,3,Pernikahan Anak Jokowi,3,Pernikahan Beda Agama,1,Pernikahan Pangeran Harry,1,Pernikahan Vicky,1,Perpu,8,Persekusi,4,Pertama Di Jakarta,1,pertamina,2,Pesan Natal,1,Petani,1,Peternak Babi,1,Photo,3,Photo Hot,1,Piala presiden,1,Pidato,3,Pidato Ormas,1,Pilgub,2,Pilkada,4,Pilpres,11,Pindah Agama,1,PKI,4,Plantix,1,PLN,4,Plt Gubernur,1,PNS,1,pohon cemara ditebang,1,Pohon Jodoh,1,pohon natal,1,POLEMIK INDONESIA,84,Poliandri,1,Poligami,4,Politik,199,Polri,6,PPP,1,Prabowo,15,Prancis,4,Pribumi,1,Pronografi,1,Pruritus,1,Psikolog,2,psikopat,1,Psoriasis,1,Puan Maharani,1,Pura-pura koma,1,Purba,1,Putin,4,Putra Mahkota,1,Putusan MK,1,Rabu Abu,1,Radikalisasi,2,Radio Romance,1,Ramadhan,1,rambut,1,Rangsangan,1,Rapat Paripurna,1,Ratna Sarumpaet,1,Ratu Elizabeth,1,Real Madrid,1,Red velvet,1,Refrendum,1,Regulasi,1,Rehabilitasi,1,Reklamasi,2,Remaja,1,Remisi,1,Reshufle Kabinet,1,Revenge Porn,1,Revolusi industry 4.0,1,Revolusi Putih,2,Rhoma irama,1,Rina Nose,6,Rizieq Shihab,6,Rohingya,32,Roket,1,Romo Magnis,1,Ronaldo Terluka,1,RSCM,1,Rumah Lapis,2,Rumah Susun,5,Rusia,6,Rusunami,1,RUU MD3,3,Sabu-sabu,1,Sains,86,Saksi Yehuwa,1,Salah Menulis Ayat,1,Salat dijalan,1,Salon Waria,1,Sandiaga uno,35,Sara,6,sarapan,1,Satire,2,Satwa DIlindungi,1,SBY,3,SD,1,Sejarah,1,Sejarah Indonesia,1,Seks-somnia,1,Selancar,1,Selebgram,1,Self Marriage,1,Selingkuh,2,Seniman babi pertama di dunia,1,Senum,1,Sepak Bola,1,Sepeda Listrik,1,Serangan Jantung,1,Serangan Siber,2,Sergei Einstein,1,Sertifikasi Komputer Gratis,1,Sertifikat Tanah Gratis,2,Sesama Jenis,1,Setya Novanto,28,Shinee,1,Si Dukun,1,Sidang,1,Sidang Ahok,3,Silicon Valley,1,simcard,1,Singapore,1,Sinopsis,1,Sinopsis Maze runner,1,Skema Ponzi,1,Skeptis,1,Skizofrenia,1,Sleep Paralysis,1,Social Media,14,Soeharto,2,Soekarno,2,Sosmed,1,Sotosop,1,Species Baru,1,Sri Mulyani,4,Staff Presiden,1,Story,28,Stress,1,Sudan,1,SUGBK,1,Suku Muharas,1,sumpah pemuda,1,Sumut,2,Supermarket,1,Surabaya,2,Surat Terbuka Untuk BEM UI,1,Suriah,1,Survei,9,Susi Pudji Astuti,4,Susi PudjiAstuti,1,Sweeping,1,Syariah,3,Syariat,1,Tag,190,Tahun Baru,4,Tahun Politik,1,Tamara Blezinsky,1,Tambang,1,Tanah Abang,5,Tanda-tanda Seseorang Terjangkit HIV/AIDS,1,Tarian Daerah,1,Tarif Listrik,3,Tarif Tol,1,Tasikmalaya,1,Taylor Swift,1,Technologi,13,Teknologi,1,Tentakel,1,Tentara Langit,2,Terima Uang Keselamatan,1,Termiskin Di Dunia,1,Terror,16,Terror di gereja Lidwina,4,Tes Keperawanan,1,TGUPP,1,Thailand,1,Therapy,1,thoghut,1,Tiang Listrik,9,Tidur,2,Tiket Pulang Kampung,1,Timnas,1,Tionghoa,3,Tiongkok,4,Tito Karniavan,3,TKI,1,TNI,6,TNI-AU,2,Toa Masjid,1,Today In History,9,Tommy Soeharto,1,Tragedy,50,Trans Papua,1,Traveling,1,Trending,179,Trump,1,Tsunami,1,Tugu Demokrasi,1,Turis,2,Turki,2,Turnamen Catur,1,Uang,1,UAS,1,UGM,2,Ulama,5,ulasan,1,Umi Kalsum,1,Umi Pipik,2,Umur Panjang,1,Uni Soviet,1,unik,54,Universitas Indonesia,1,Upah Murah,1,Ustad Somad,7,Utang,1,UU ITE,1,Vagina,1,Valentine,2,Valentine day,1,Vatikan,1,Verifikasi Parpol,1,Veronica Tan,3,Vicky prasetyo,2,Video anak smp dan sma,1,Videos,25,Vietnam,4,Vinyl Metallica,1,Viral,96,Virginia Woolf,1,Voting,1,Wanita,3,Wapres,3,Wartawan,1,Wilder Penfield's,1,Wisata Halal,1,Wisatawan China,1,WNI,3,World War IV,18,WOW,56,WTF!,74,Xi jinping,2,Yahudi,2,Yaman,2,Yazidi,1,Yerusalem,5,Yesus,1,Yoga,1,Yogyakarta,1,Youtuber,1,Zakat,1,Zina,1,
ltr
item
Kredibel Times: Berita Terkini Hari ini Indonesia dan Dunia: Mampukah Seorang Psikopat jadi Pemimpin yang baik?
Mampukah Seorang Psikopat jadi Pemimpin yang baik?
Apakah psikopat dapat menjadi pemimpin yang lebih baik?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1KKJ9sdxIV3od9y68qhSkd1kBMOKNEVN10vnQzCLXUntYamFTxvd4wZ_z_dNG5shUXJB2K6_SHk7vWDgBjyATXekdmi32lE3N4lHqhW8IIOBDYoTprmkJw6RXSCKZD0tiWr8mbMBogFiO/s400/1.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1KKJ9sdxIV3od9y68qhSkd1kBMOKNEVN10vnQzCLXUntYamFTxvd4wZ_z_dNG5shUXJB2K6_SHk7vWDgBjyATXekdmi32lE3N4lHqhW8IIOBDYoTprmkJw6RXSCKZD0tiWr8mbMBogFiO/s72-c/1.jpg
Kredibel Times: Berita Terkini Hari ini Indonesia dan Dunia
https://k-times.blogspot.com/2017/11/mampukah-seorang-psikopat-jadi-pemimpin.html
https://k-times.blogspot.com/
https://k-times.blogspot.com/
https://k-times.blogspot.com/2017/11/mampukah-seorang-psikopat-jadi-pemimpin.html
true
2880961228636837202
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Lihat Semua Readmore Reply Cancel reply Delete By PAGES Halaman View All Recommended Content Next ARCHIVE Pencarian ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy